Box Layout

HTML Layout
Backgroud Images
Backgroud Pattern
  • LPPM Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)
blog-img-10

Posted by : User1

Pengelola Jurnal UPDM(B) Siap Mengikuti Perubahan Aturan Akreditas Jurnal

Pengelola Jurnal UPDM(B),
Siap Mengikuti Perubahan Aturan Akreditas Jurnal


Enam belas Online Jurnal Sistem (OJS) Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), tahun 2021, siap mengikuti aturan terhadap akreditasi jurnal. Dan saat ini, UPDM (B) sudah memiliki empat OJS yang sudah terakreditasi SINTA 4 dan SInta 5.Yaitu Jurnal Pustaka Komunikasi, dan WACANA: Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi, serta Jurnal Ilmiah dan Teknologi Kedokteran Gigi terakreditas SINTA 4. Sedangkan Jurnal ABDI Moestopo: Jurnal Pengabdian Masyarakat sudah terakreditasi SINTA 5.


Menurut Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada masyarakat Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) dalam rangka meningkatkan kapasitas kelembagaannya pengelolaa jurnal, Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), telah mengikuti acara pelatihan akreditasi untuk pengelola Online Jurnal Sistem (OJS) yang diselenggarakan oleh Asosiasi Penerbit Ilmu Komunikasi (APJIKI), (30/112021). Pesertanya terdiri dari para pengelola jurnal dan kepala pusat penelitian dan pengabdian masyarakat dari setiap Fakultas Unvtas Prof. Dr. Moestopo (Beragama).


Menurut Taufiqurokhman, saatnya memang para pengelola jurnal OJS dan Kapuslitdianmas Fakultas mengikuti acara-acara peningkatan kapasitas untuk lebih mengaktifkan dan menggerakan para dosen menulis secara aktif. Sehingga produktifitas dosenya setiap fakultas dapat ditingkatkan, sehingga menambah point kelak dalam penilaian dan pelaporan dosen di laman Simlibtamas Keme Riset Dikti Kemendikbud RI.


Menurut Taufiqurokhman, Tingkatkan jumlah akreditasi jurnal komunikasi yang ada saat ini di APJIKI, yang menyelenggarakan Webinar bagi para pengelola jurnal yang ada di Indonesia, dengan tema “Persiapan Akreditasi Jurnal Komunikasi sesuai kebijakan baru 2021. Dengan dikeluarkannya Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 106/E/KPT/2021, maka diharapkan penerbit jurnal ilmiah tetap menjaga dan meningkatkan mutu terbitannya agar menjadi wahana komunikasi ilmiah antara peneliti, akademisi dan masyarakat pengguna.


Acara dilaksanakan pada hari selasa, 30 November 2021, yang dimulai dari pukul 13.00 sampai dengan 15.30 WIB di Ruang Zoom Meeting. Kegiatan webinar ini dihadiri sebanyak 120 peserta workshop dari berbagai pengelola jurnal ilmiah, baik pengelola jurnal komunikasi maupun yang di luar bidang komunikasi, termasuk dari para kapuslitdianmas Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), ujar Taufiqurokhman.


Webinar ini menghadirkan 3 orang pembicara yakni, Prof. Dr. Istadi, S.T., M.T, merupakan editor in Chief of Chemical Reaction Engineering & Catalysis, pembicara kedua adalah Yoga Dwi Arianda sebagai Tim Arjuna dan yang terakhir Dr. Uwes Fatoni M.Ag, editor in Chief Jurnal Sinta 2, pengurus APJIKI.


Ketua Umum APJIKI Dr. Puji Lestari, M.Si, dalam sambutannya secara virtual menyatakan publikasi ilmiah menjadi bagian yang tidak bisa dipisahkan dalam kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi yang dilakukan oleh para dosen dan mahasiswa. “Saat ini semua dosen wajib melakukan publikasi dari kegiatan yang telah dilakukan apalagi publikasi akan terekam secara digital melalui aplikasi sister. Sementaraa itu publikasi mahasiswa juga diperlukan untuk kelulusan dan akreditasi." ujar Puji.


Dalam sesi pemaparan dari Prof. Dr. Istadi, S.T., M.T, menjelaskan para pengelola jurnal yang ada di Indonesia wajib mengikuti pedoman yang berlaku dengan harapan akan mempermudah dalam penilaian jika akan mengusulkan dalam akreditasi Sinta.


‘’ Mengelola jurnal ini memang butuh keseriusan dan ketelatenan, karena dari sampul depan hingga website akan dilakukan penilaian,ungkap Istadi’’
Pada sesi kedua, Yoga Dwi Arianda sebagai tim Arjuna Kemendikbud Ristek. Akreditasi Jurnal nasional (ARJUNA), merupakan sarana / system yang obyektif untuk Mengukur apakah suatu terbitan berkala ilmiah sudah memenuhi persyaratan mutu minimum untuk diberikan pengakuan akreditasi nasional.Yoga memaparkan hingga akhir tahun 2020 terdata 5.990 jurnal yang terdata di tim Arjuna dengan rincian sinta 1 sebanyak 93, sinta 2 sebanyak 912, sinta 3 sebanyak 1.167, sinta 4 sebanyak 1.991, sinta 5 sebanyak 1.598 dan sinta 6 sebanyak 229. ‘’ Kami terus berupaya terus memberikan pendampingan dengan workshop yang kami lakukan kepada pengelola jurnal jurnal baik yang akreditasi maupun yang akan reakreditasi, ujarnya’’


Sesi terakhir, disampaikan oleh Dr. Uwes Fatoni. Uwes menyampaikan salah satu persiapan akreditas yang perlu dilakukan oleh tim pengelola jurnal adalah optimalisasi dalam tampilan dan proses bisnis OJS yang dimiliki seperti cover ojs, menu, deskirpsi, tools yang ada hingga table of content yang ada. “ Bagian ojs ini penting disempurnakan oleh para pengelola jurnal demi menaikkan bobot penilaian dalam akreditasi, ujar Uwes di hadapan peserta workshop. Sehingga yang perlu dipersiapkan bagi pengelola jurnal yang akan melakukan akreditasi meliputi; memaksimalkan tampilan dan proses bisnis ojs, strategi peningkatan kualitas jurnal ilmu komunikasi, substansi bahasa, substansi referensi. Pesan dari Uwes, jurnal ilmu komunikasi akan diarahkan untuk melakukan internasionalisasi.


Menurut Taufiqurokhman, tujuan mengikuti pelatihan ini adalah dalam rangka meningkatkan akreditas jurnal OJS yang ada di Universitas Prof.Dr. Moestopo (Beragama), dimana saat ini baru 4 jurnal yang sudah terakreditasi di SINTA 4 dan SInta ^ dari 19 jurnal OJS yang ada. Diharapkan Tahun 2022 Jurnal OJS di Moestopo dapat masuk akreditasi setelah empat kali terbit, atau satu tahun dua kali terbitan selanjutnya dapat diajukan untuk akreditas jusnalnya ke Kementerian Riset dan DIKTI RI.


Menurut Taufiqurokhman, akreditasi Jurnal merupakan bentuk konsesi resmi atas jaminan mutu dari jurnal ilmiah, guna menilai kewajaran penyaringan suatu naskah, kelayakan dalam pengelolaan serta ketepatan terbitnya jurnal tersebut, tegasnya.

 

https://moestopo.ac.id/blog/4-jurnal-universitas-moestopo-sudah-di-akreditasi